Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar (Polman) mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Barat dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat segera menuntaskan penanganan kasus dugaan peredaran oli palsu yang hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Desakan itu disampaikan HMI Cabang Polman lantaran proses penanganan perkara dianggap berjalan lambat, sementara pihak yang diduga terlibat disebut masih bebas beraktivitas tanpa kepastian hukum yang jelas.
Aktivis HMI Cabang Polman, Aldi Husain, mempertanyakan komitmen serta transparansi aparat penegak hukum dalam mengusut kasus yang dinilai merugikan masyarakat dan konsumen tersebut.
“Kasus oli palsu sampai hari ini belum jelas kelanjutannya. Kami mendesak Polda dan Kejati Sulbar untuk segera memproses kasus ini sampai selesai, bukan malah didiamkan begitu saja,” tegas Aldi Husain, Minggu (17/5/2026).
Kata Aldi, lambannya penanganan perkara berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Sulawesi Barat. Menurutnya aparat penegak hukum harus menunjukkan keseriusan dan keterbukaan dalam menangani perkara yang menjadi perhatian masyarakat itu.
“Sampai hari ini belum ada kejelasan perkara sudah sampai di mana, sebab terduga tersangka masih berkeliaran di luar sana. Ini tidak bisa dibiarkan. Hukum harus tegak dan tidak boleh tebang pilih,” tambahnya.
Dalam desakannya, HMI Cabang Polman melayangkan Tiga Tuntutan:
1. Mendesak Polda dan Kejati Sulbar untuk membuka informasi secara terang-benderang ke publik mengenai sejauh mana perkembangan (SPDP/berkas perkara) kasus oli palsu ini berjalan.
2. Meminta pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap terduga tersangka agar tidak menghilangkan barang bukti atau mengulangi perbuatannya, mengingat jerat hukumnya sudah sangat jelas.
3. Mengingatkan Kapolda dan Kajati Sulbar agar menjaga integritas institusi dengan tidak membiarkan kasus yang merugikan konsumen dan merusak iklim usaha ini menguap begitu saja.
HMI Cabang Polman menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut. HMI Cabang Polman dalam pernyataan sikapnya akan melakukan konsolidasi dan langkah lanjutan apabila dalam waktu dekat aparat penegak hukum tidak menunjukkan progres penanganan yang dinilai konkret dan transparan.













