Kendari, Potretnusantara.co.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan bergerak cepat memperkuat layanan kesehatan masyarakat melalui Rapat Koordinasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang digelar di Hotel Fortune Kendari, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan, Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes., dan menjadi momentum penting menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelayanan Posyandu hingga ke pelosok desa dan kelurahan.
Rakor ini tidak hanya membahas arah kebijakan, tetapi juga menjadi forum evaluasi berbagai persoalan di lapangan sekaligus merumuskan solusi implementatif agar program Posyandu 6 SPM berjalan lebih efektif dan terintegrasi.
Dalam arahannya, Nurlita Jaya menegaskan bahwa penguatan Posyandu menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan kesehatan primer yang berbasis kebutuhan masyarakat di setiap fase kehidupan.
“Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman dan komitmen yang sama dalam mendukung optimalisasi pelayanan Posyandu 6 SPM di Kabupaten Konawe Selatan,” ujar Nurlita Jaya.
Besarnya keterlibatan lintas sektor menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Posyandu kini tidak hanya difokuskan pada layanan ibu dan anak, tetapi juga diarahkan menjadi pusat pelayanan masyarakat berbasis siklus hidup.
Melalui rakor ini, Pemkab Konawe Selatan berharap implementasi Posyandu 6 SPM dapat berjalan lebih optimal, terukur, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara merata hingga tingkat desa dan kelurahan.
Rapat koordinasi ini dihadiri ratusan peserta lintas sektor. Tercatat sebanyak 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 25 camat se-Kabupaten Konawe Selatan, 25 Ketua TP-Posyandu Kecamatan, 336 kepala desa, 15 lurah, 15 Ketua TP-Posyandu Kelurahan, 26 kepala puskesmas, serta 5 peserta dari TP-PKK Kabupaten Konawe Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.













