Daerah

HUT Kendari ke-195, Wabup Konsel Tampil dengan Tenun Tolaki dan Serukan Sinergi Dua Daerah

×

HUT Kendari ke-195, Wabup Konsel Tampil dengan Tenun Tolaki dan Serukan Sinergi Dua Daerah

Sebarkan artikel ini

Kendari, Potretnusantara.co.id – Wakil Bupati Konawe Selatan, H. Wahyu Ade Pratama Imran, SH., bersama Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Konawe Selatan, drg. Rizki Rahmadani, menghadiri malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari di Alun-Alun Eks MTQ Kota Kendari, Sabtu malam (10/5/2026).

Kehadiran Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam perayaan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap perjalanan pembangunan Kota Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pada kesempatan itu, Wahyu Ade Pratama Imran dan drg. Rizki Rahmadani tampil mengenakan busana tenun khas Tolaki. Penampilan tersebut menjadi simbol pelestarian budaya lokal sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan tenun daerah kepada delegasi dan tamu undangan dalam rangkaian kegiatan internasional Asia Pacific UCLG ASPAC 2026 yang dipusatkan di Kota Kendari.

Penggunaan tenun khas Tolaki juga mencerminkan semangat keberagaman budaya Sulawesi Tenggara yang sarat nilai tradisi, identitas, dan kearifan lokal di tengah perkembangan modernisasi daerah.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Konawe Selatan menegaskan bahwa hubungan antara Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan memiliki keterkaitan yang sangat erat, baik dari sisi geografis maupun aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan memiliki hubungan yang tidak terpisahkan. Kedekatan geografis ini menjadi potensi besar untuk terus memperkuat sinergi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kedua daerah,” ujarnya.

Menurut Wahyu, konektivitas antara dua wilayah tersebut turut memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, perdagangan, jasa, hingga pengembangan sektor pariwisata dan investasi di Sulawesi Tenggara.

Malam puncak HUT Kota Kendari ke-195 berlangsung meriah dengan suguhan pertunjukan seni budaya dan hiburan rakyat. Acara itu juga dihadiri kepala daerah, unsur Forkopimda, delegasi internasional UCLG ASPAC, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati kawasan Alun-Alun Eks MTQ Kota Kendari.

“Sinergi antardaerah harus terus dijaga demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang saling terhubung di Sulawesi Tenggara,” tutup Wahyu Ade Pratama Imran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *