MAMUJU, POTRETNUSANTARA.co.id – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSS) Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Ridwan Djafar, mengajak seluruh jajarannya untuk tetap optimistis di tengah dinamika global yang tidak menentu.
Hal itu disampaikan Ridwan saat menghadiri acara Halal Bihalal di Kantor DiskominfoSS Provinsi Sulbar, Senin (30/3/2026). Ia menyebut momentum Idulfitri sebagai titik awal untuk memperkuat kinerja dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Ridwan menekankan pentingnya menanamkan prinsip “syukur dan sabar” dalam bekerja. Menurutnya, setiap tantangan harus dijawab dengan peningkatan kapasitas diri serta semangat untuk terus berkembang.
“Kebersamaan di Kominfo ini sudah semakin baik. Saya harap tidak hanya dalam tugas, tapi juga rasa memiliki terhadap kantor. Jadikan ini sebagai rumah kedua,” ujarnya.
Ia juga menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi di internal organisasi. Karena itu, momentum Idulfitri diharapkan menjadi awal untuk meningkatkan kinerja sekaligus mempererat hubungan antarpegawai.
Selain itu, Ridwan mengapresiasi kekompakan yang mulai terbangun. Ia mengingatkan agar tidak ada sekat atau kesan eksklusif di lingkungan kerja, serta mendorong seluruh pegawai menghadirkan kinerja yang berkualitas, responsif, dan saling mendukung.
Dalam kesempatan tersebut, Ridwan turut menyinggung isu tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tengah menjadi perhatian. Mengacu pada arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, ia menyampaikan bahwa pemerintah tetap berupaya memberikan kepastian di tengah situasi yang belum pasti.
“Sepanjang kita bisa meningkatkan kinerja dan ada ruang kebijakan dari pusat, Insyaallah tidak akan ada yang dikeluarkan,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengakui setiap organisasi perangkat daerah saat ini diminta melakukan evaluasi terhadap tenaga PPPK. Untuk itu, ia mengajak seluruh pegawai menjawab tantangan tersebut dengan kerja lebih serius disertai doa.
“Ini ikhtiar bersama. Kita jawab dengan kinerja terbaik dan optimisme,” tutupnya. (Rls)












