Pendidikan

Mahasiswa KKN UINAM Menambal Celah Pendidikan Lewat Bimbel Bahasa Inggris Di Cilallang

×

Mahasiswa KKN UINAM Menambal Celah Pendidikan Lewat Bimbel Bahasa Inggris Di Cilallang

Sebarkan artikel ini

Luwu, Potrenusantara.co.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar Posko 1 Kelurahan Cilallang, Kecamatan Kamanre, menggelar program bimbingan belajar (bimbel) Bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar, Jumat (17/4/2026). Kegiatan tersebut di laksanakan di rumah Mama Ria yang difungsikan sebagai Posko 1 KKN Mahasiswa UIN Alauddin Makassar di Kelurahan Cilallang.

Program tersebut merupakan salah satu program kerja yang telah disetujui dalam Seminar Program Kerja KKN dan mendapat dukungan dari pemerintah kelurahan serta masyarakat setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respons atas belum optimalnya pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat dasar, terutama akibat keterbatasan tenaga pengajar. Melalui program ini, mahasiswa KKN memberikan pembelajaran dasar Bahasa Inggris guna membantu meningkatkan pengetahuan siswa di luar jam sekolah.

Bimbingan belajar dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap Jumat dan Minggu, dengan sasaran utama siswa SD 40 Cilallang. Sejumlah siswa dari sekolah lain di sekitar wilayah tersebut juga turut mengikuti kegiatan ini.

Dukungan dari pihak kelurahan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini, sekaligus menunjukkan kolaborasi dalam menghadirkan kegiatan yang sesuai kebutuhan lingkungan. Ketua LPMH Kelurahan Cilallang, Burhan, menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut.

“Program kerja ini harus kita dukung karena sebenarnya saya juga merasa menyesal kenapa tidak dari dulu belajar Bahasa Inggris. Sekarang ini kita harus manfaatkan adanya adik-adik KKN dari jurusan Bahasa Inggris. Selain siswa SD, masyarakat yang ingin belajar juga sebaiknya diberikan kesempatan untuk ikut,” ujar Burhan dalam Seminar Program Kerja KKN 78 UIN Alauddin Makassar.

Program bimbel yang digagas mahasiswa KKN bukan sekadar bentuk pengabdian, tetapi juga penanda bahwa masih terdapat celah dalam sistem pendidikan dasar yang belum sepenuhnya terjangkau yakni kurangnya tenaga pendidik. 

Karena itu, kehadiran mahasiswa KKN Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai upaya menambal kekosongan yang ada dalam realitas pendidikan. Meski bersifat temporer, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, sekaligus menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan dasar membutuhkan komitmen yang lebih berkelanjutan dari berbagai pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *