Gowa, Potretnusantara.co.id – Gunung Bawakaraeng kembali menjadi saksi semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan. Puluhan relawan dari berbagai komunitas, termasuk Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Reinkarnasi Sulawesi Barat, berpartisipasi dalam aksi bersih Gunung Bawakaraeng yang berlangsung pada 6-8 September 2025.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Sulawesi-Maluku, dan turut dirangkaikan dengan peresmian fasilitas dasar untuk pendaki berupa langgar dan toilet umum.
Mapala Reinkarnasi Sulbar hadir bukan sekadar sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak. Mereka aktif membersihkan jalur pendakian dari sampah plastik, botol bekas, hingga perlengkapan pendaki yang ditinggalkan. Selain itu, para anggota Mapala juga mengedukasi pendaki lain agar bertanggung jawab terhadap sampah masing-masing.
Ketua Umum Mapala Reinkarnasi Sulbar, Ade Supriady, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas simbolis.
“Semoga kegiatan yang diadakan Pusdal LH Sulawesi Maluku yang melibatkan beberapa kolaborator ini menjadi contoh untuk masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, bukan hanya di gunung, melainkan di manapun kita berada,” ujarnya, Selasa (8/9/2029).
“Dan pesan untuk para pendaki di mana pun berada, puncak gunung bukanlah esensi pendakian, melainkan bagaimana kita dapat mengendalikan ego, termasuk tidak meninggalkan sampah atau membuang sampah pada tempatnya,” tambah Ade.
Kepala Pusdal LH Sulawesi Maluku, Dr. Azri Rasul, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap kondisi lingkungan Gunung Bawakaraeng yang kerap dipenuhi sampah.
“Beberapa waktu yang lalu kami sempat melakukan pendakian bersama Menteri Lingkungan Hidup. Beliau cukup prihatin melihat sampah yang berserakan di sepanjang jalur dan area camp, serta minimnya fasilitas ibadah dan toilet,” katanya.
“Dari situlah muncul gagasan untuk melakukan aksi bersih dan membangun fasilitas seperti langgar dan toilet umum yang bisa dimanfaatkan para pendaki,” jelasnya.
Peresmian fasilitas ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Ir. H. Darmawangsyah Muin, yang menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian lingkungan di kawasan wisata alam.
“Selalu aktif berkoordinasi. Apapun yang dibutuhkan, kami akan support demi kenyamanan bersama,” tegasnya saat meresmikan fasilitas tersebut.
Aksi ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti Camat Tinggimoncong, Polsek dan Koramil Tinggimoncong, Puskesmas setempat, serta masyarakat umum. Diharapkan kegiatan ini bisa memberikan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pendakian, terutama bagi pendaki dari luar Sulawesi.













