Makassar, Potretnusantara.co.id – Ir. Hj. Andi Herfida Attas terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD PPM) Sulawesi Selatan periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) X PPM Sulsel yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Selasa (13/10/2026).
Andi Herfida memperoleh dukungan penuh dari para pemilik suara dalam rapat pleno pemilihan. Terpilihnya Andi Herfida menjadi awal kepemimpinan baru PPM Sulsel untuk lima tahun ke depan.
Sehari setelah Musda, Pimpinan Pusat (PP) PPM melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus PD PPM Sulsel periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di hotel yang sama pada Rabu (14/10/2026), dipimpin langsung Ketua Umum PP PPM, Patriani Paramita Mulia, S.H., LL.M., didampingi sejumlah pengurus pusat.


Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa kerja kepengurusan baru dalam menjalankan agenda organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta meningkatkan kontribusi PPM terhadap pembangunan daerah.
Dalam struktur kepengurusan baru, Andi Herfida Attas didampingi Prof. Dr. Arifuddin Mannan, S.E., M.Si., Ak., CA., sebagai sekretaris. Arifuddin merupakan guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas).
Sementara itu, posisi bendahara dijabat Dr. Hj. Andi Astriningdyah AB Amri.
Jajaran pengurus harian juga diperkuat sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang. Prof. Dr. Sukardi Weda menjabat Wakil Ketua I, bersama Andi Astri Bhaskoro Emir AB Amri, Takdir Amir, S.E., Ir. Abu Bakar Idris, Andi Eva Faolia T.A., dan Dr. Nurdin Tajri, S.H., M.H., yang tercatat sebagai wakil ketua lainnya.
Selain pengurus harian, struktur organisasi PPM Sulsel turut melibatkan sejumlah tokoh, purnawirawan TNI, dan akademisi senior dalam unsur pembina, Dewan Paripurna Daerah (Deparda), Dewan Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pakar.
Unsur pembina terdiri atas Pangdam XIV/Hasanuddin, Pangkopsau II, Kodaeral VI Makassar, dan Kapolda Sulawesi Selatan.
Adapun Ir. Agus Arifin Nu’mang, M.S. menjabat Ketua Deparda. Posisi Ketua Dewan Pertimbangan dipercayakan kepada Letjen TNI (Purn.) A. Gerhan Lantara, sedangkan Dewan Penasihat dijabat Dr. Andi Jaya Sose, S.E., M.B.A. Sementara itu, Prof. Dr. Said Karim, S.H., M.H., M.Si., CM., CLA., menjabat Ketua Dewan Pakar.
Rangkaian Musda X hingga pelantikan pengurus PD PPM Sulsel berlangsung tertib dan khidmat. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, menjaga nilai-nilai kejuangan, serta meningkatkan peran strategis PPM dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan di Sulawesi Selatan.
Dalam menjalankan program kerja, kepengurusan periode 2026–2031 akan didukung sejumlah biro yang menangani bidang organisasi dan kaderisasi, politik dan kajian strategis, bela negara, hubungan antarlembaga, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hukum dan advokasi, ekonomi dan investasi, kepemudaan, sosial budaya dan agama, komunikasi dan hubungan masyarakat, serta pertanian, ketahanan pangan, lingkungan hidup, dan penanggulangan bencana.

Salah seorang pengurus, Prof. Dr. Sukardi Weda, yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) serta Hubungan Antardaerah, menyampaikan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program kerja dan menjaga kebersamaan keluarga besar PPM Sulsel.
“Program kerja organisasi harus dijalankan dengan baik, disertai komitmen dan kerja sama seluruh pengurus. Soliditas di antara keluarga besar PPM, khususnya anak-anak veteran di Sulawesi Selatan, perlu terus dijaga,” ujar Sukardi Weda.
Sukardi juga menekankan pentingnya menanamkan nasionalisme, semangat bela negara, serta Jiwa, Semangat, dan Nilai-Nilai 1945 (JSN ’45) kepada generasi muda, terutama Generasi Z.
Menurut dia, nilai-nilai perjuangan bangsa perlu terus diperkenalkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar generasi muda memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
“Nasionalisme, bela negara, dan semangat juang ’45 harus terus ditanamkan kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata, terutama di kalangan Generasi Z,” pungkas Sukardi.














