Konawe Selatan , Potretnusantara.co.id – Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Konawe Selatan resmi memasuki babak baru kepengurusan usai menggelar Musyawarah Resor (Musres) di Aula Pesat Gatra, Markas Komando Polres Konawe Selatan, Senin (12/10/2026).

Mengusung tema “Transformasi KBPP Polri Resor Konsel Menjadi Organisasi yang Solid, Modern, Mandiri, Kuat dan Bermanfaat bagi Masyarakat dan Polri”, forum strategis ini memuncaki agenda konsolidasi dengan menetapkan Erna Yustiana, S.P., M.A.P., secara aklamasi sebagai Ketua KBPP Polri Resor Konawe Selatan periode 2026–2031.
Momen pengukuhan tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus serta penyerahan bendera pataka sebagai simbol pengukuhan kepengurusan baru.
Perhelatan penting ini dihadiri secara langsung oleh Kapolres Konawe Selatan AKBP Daeng Riandika Mahardani, S.I.K., M.H., Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati H. Wahyu Ade Pratama Imran, S.H., Wakapolres Kompol Hartono, S.H., Ketua Pengurus Daerah KBPP Polri Sulawesi Tenggara Anina Susanti, S.Sos., M.Si., serta jajaran pejabat utama Polres, para Kapolsek, dan seluruh anggota KBPP Polri se-Kabupaten Konawe Selatan.
Dalam sambutannya, Kapolres Konawe Selatan AKBP Daeng Riandika Mahardani menegaskan bahwa Musres merupakan forum strategis untuk mengevaluasi program kerja, menyusun rencana kegiatan, serta menentukan kepengurusan yang mampu membawa organisasi menjadi lebih maju dan berkembang.
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah secara profesional, bertanggung jawab, dan berintegritas, sekaligus memperkuat soliditas serta kemandirian organisasi.
“Penting untuk meningkatkan sinergi antara KBPP Polri, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas),” tegas AKBP Daeng Riandika, seraya meminta seluruh anggota KBPP Polri menjaga nama baik keluarga besar Polri.
Dukungan senada disampaikan Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, yang mengapresiasi pelaksanaan Musres sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan dan soliditas organisasi. Bupati berharap KBPP Polri mampu meningkatkan sinergi dengan Kepolisian dan pemerintah daerah guna memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Selain mengajak menjaga situasi kamtibmas, ia juga mengimbau anggota KBPP Polri untuk turut berperan aktif mendorong pengelolaan potensi sumber daya alam Kabupaten Konawe Selatan secara optimal dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat luas.
Usai dilantik, Erna Yustiana menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan seluruh pihak. Dalam pidato utamanya, Erna menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen tanpa sekat.
“Pada kesempatan yang penuh makna ini, izinkan saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Bagi saya, jabatan ini bukanlah kehormatan pribadi semata. Ini adalah amanah, tanggung jawab, dan kepercayaan yang harus saya pertanggungjawabkan,” ujar Erna.
Ia menambahkan bahwa organisasi ini harus menjadi ruang bersama yang inklusif. “KBPP Polri adalah rumah besar kita bersama. Mulai hari ini saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk membangun organisasi yang solid, kompak, dan bermanfaat nyata bagi anggota serta masyarakat. Saya ingin membangun KBPP Polri sebagai organisasi yang merangkul, bukan memisahkan, yang menyatukan bukan mempertentangkan, yang melayani bukan dilayani,” tegasnya.
Guna mewujudkan visi transformasi tersebut, Erna memaparkan tiga komitmen utama kepengurusannya, yaitu memperkuat soliditas dan persatuan tanpa sekat melalui komunikasi yang sehat dan terbuka, memperkuat pengabdian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan, pendidikan, dan kebangsaan, serta menjaga sinergi harmonis dengan institusi Polri dan seluruh pemangku kepentingan. Menyikapi kepemimpinannya ke depan, Erna menyatakan keterbukaannya terhadap kritik dan saran demi kemajuan bersama.
“Saya tidak ingin menjadi ketua yang hanya berdiri di depan. Saya ingin berjalan bersama seluruh anggota. Saya tidak ingin organisasi ini hanya besar dalam struktur, tetapi harus besar dalam manfaat, karya, persaudaraan, dan pengabdian,” pungkasnya seraya mengajak seluruh anggota meninggalkan perbedaan tidak produktif dan menyatukan langkah menuju kemandirian serta profesionalisme organisasi.














