Kolaka Utara, Potretnusantara.co.id – Ancaman narkoba hingga perilaku yang dapat merusak masa depan pelajar menjadi perhatian serius Kepolisian Sektor (Polsek) Batuputih. Hal tersebut disampaikan Kapolsek Batuputih, Burhan, saat bertindak sebagai Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara. Senin (31/8/2026)
Dalam amanatnya, Burhan secara khusus mengingatkan para siswa agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pelajar merupakan salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran peredaran narkoba sehingga diperlukan kewaspadaan dari siswa, guru, maupun orang tua.
“Bahaya narkoba terus mengintai dan berpotensi merusak masa depan generasi kita. Saya sangat berfokus pada anak-anak sekalian karena kalianlah kelompok yang paling rentan terpengaruh,” ujar Burhan.
Ia mengungkapkan, modus peredaran narkoba saat ini semakin beragam. Bahkan, menurutnya, terdapat paket yang dijual dengan harga sekitar Rp50.000 dan memiliki bentuk yang menyerupai barang atau jajanan yang biasa ditemui sehari-hari.
“Saat ini, peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan bahkan ada paket-paket murah seharga Rp50.000 dengan bentuk yang sangat menyerupai jajanan biasa,” katanya.
Burhan juga menegaskan bahwa ancaman tersebut bukan sesuatu yang jauh dari lingkungan masyarakat. Keberadaan bandar dan pengedar narkoba di wilayah sekitar menjadi alasan penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Perlu saya sampaikan kepada para guru dan anak-anak sekalian, baru dua hari yang lalu ada satu lagi pengedar yang berhasil ditangkap,” ungkapnya.
Menurut Burhan, peredaran narkoba kini telah menyasar kalangan pelajar, khususnya siswa SMA. Karena itu, ia meminta siswa SMAN 1 Batuputih tidak pernah mencoba menggunakan narkotika, sekalipun hanya dengan alasan ingin tahu atau coba-coba.
“Target pasar mereka kini telah merambah kalangan pelajar, khususnya siswa SMA,” tegasnya.
Selain persoalan narkoba, Kapolsek Batuputih juga memberikan sejumlah imbauan kepada siswa untuk menjaga nama baik sekolah dan menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan pendidikan.
Pertama, siswa diminta menghindari penggunaan atau mencoba narkotika karena selain berdampak buruk terhadap kesehatan, penyalahgunaan narkotika juga dapat berujung pada konsekuensi hukum pidana apabila terbukti menggunakan atau kedapatan memiliki maupun menggunakannya.
Kedua, Burhan mengingatkan siswa agar tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik sekolah, khususnya tawuran dan balap liar. Ia meminta para pelajar mampu menjaga diri serta memilih kegiatan yang positif dan bermanfaat.
Ketiga, ia menekankan pentingnya etika, sopan santun, dan sikap menghargai guru maupun orang yang lebih tua, baik ketika berada di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
“Menjaga etika sopan santun dan menghargai guru-guru yang ada di sekolah ataupun orang yang lebih tua di lingkungan luar merupakan hal yang penting bagi seorang pelajar,” ujar Burhan.
Keempat, Kapolsek Batuputih meminta siswa tidak berada di luar lingkungan sekolah pada waktu yang tidak semestinya, terutama pada pagi hari dan saat proses belajar mengajar berlangsung. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mencegah siswa terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu proses pendidikan.

“Jangan ada yang berada di luar lingkungan sekolah, utamanya pada pagi hari dan pada saat jam proses belajar mengajar berlangsung,” tegasnya.
Tidak hanya menyangkut keamanan dan ketertiban pelajar, Burhan juga mengajak warga sekolah turut berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Guru dan siswa diminta menyampaikan informasi serta mengingatkan orang tua dan keluarga masing-masing mengenai bahaya Karhutla, terutama terkait dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ia menilai pencegahan berbagai persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan bersama. Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter dan kedisiplinan generasi muda.
Berdasarkan pengamatan kepolisian, wilayah Kampung kami , khususnya lingkungan sekitar SMAN 1 Batuputih, dinilai perlu mendapatkan perhatian dan kewaspadaan bersama. Karena itu, Burhan meminta seluruh warga sekolah tidak bersikap lengah terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun perilaku yang dapat merusak masa depan pelajar.
“Berdasarkan pengamatan kami, wilayah Kampung kami, khususnya di SMA Negeri 1 Batu Putih, sangat berpotensi menjadi target penyebaran. Oleh karena itu, kita semua harus meningkatkan kewaspadaan demi melindungi masa depan anak-anak kita,” pungkas Burhan.














