News

SPEDA Dorong Transformasi Ekonomi Desa, Pemuda Disiapkan Jadi Motor Penggerak UMKM Digital

×

SPEDA Dorong Transformasi Ekonomi Desa, Pemuda Disiapkan Jadi Motor Penggerak UMKM Digital

Sebarkan artikel ini

Gowa, Potretnusantara.co.id – Solidaritas Pemuda Desa (SPEDA) menegaskan komitmennya mendorong transformasi ekonomi pedesaan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan Diskusi Ekonomi Sinergi Aktif (DESA) yang mengangkat tema “Transformasi Ekonomi Pedesaan di Era Digital Menuju UMKM Desa yang Berdaya Saing”.

Kegiatan yang berlangsung di Shore Space, Danau Mawang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (6/7/2026), mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, anggota legislatif, akademisi, pelaku UMKM, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.

Ketua DPW SPEDA Sulawesi Selatan, Muh. Thafdil W. S., mengatakan forum tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi dalam membangun desa yang maju, mandiri, inovatif, dan berdaya saing melalui peran aktif generasi muda.

“Forum ini tidak boleh berhenti sebagai ruang diskusi. Harus menjadi awal lahirnya gerakan kolektif yang melahirkan kebijakan, inovasi, dan aksi nyata demi transformasi ekonomi pedesaan di Indonesia. Ketika desa tumbuh, UMKM berkembang, dan pemudanya menjadi penggerak perubahan, maka masa depan ekonomi Indonesia akan lahir dari desa-desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Thafdil.

Sementara itu, Ketua Umum DPN SPEDA, Fadli Rumakefing, menekankan bahwa pembangunan desa memerlukan perubahan paradigma dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama, bukan sekadar penerima manfaat pembangunan.

“Sudah saatnya cara pandang terhadap pemuda berubah. Pemuda tidak boleh lagi diposisikan hanya sebagai objek pembangunan. Pemuda harus menjadi subjek pembangunan, yaitu aktor intelektual yang terlibat sejak proses perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan desa,” kata Fadli dalam sambutannya.

Menurutnya, pemuda desa memiliki peran strategis sebagai pelopor inovasi, penggerak UMKM berbasis potensi lokal, peningkat literasi digital, pembangun jejaring kolaborasi, sekaligus penjaga semangat gotong royong sebagai identitas masyarakat desa.

“Pembangunan desa tidak boleh hanya menghasilkan infrastruktur. Yang jauh lebih penting adalah melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, adaptif terhadap perubahan, dan mampu bersaing di era digital,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fadli juga menyatakan dukungan SPEDA terhadap percepatan Program Desa Energi Berdikari (DEB) sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi ekonomi pedesaan secara berkelanjutan.

“Dalam rangka mendorong transformasi ekonomi pedesaan di era digital menuju UMKM desa yang berdaya saing, SPEDA mendukung percepatan dan pemerataan Program Desa Energi Berdikari di seluruh desa di Indonesia. Desa harus menjadi pusat lahirnya inovasi sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) DPW SPEDA Sulawesi Selatan serta penandatanganan berita acara sebagai simbol penguatan kelembagaan organisasi dalam mengawal pembangunan desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *