Ekonomi

GPM di Pemprov Sulbar Diserbu Warga, Harga Pangan Jauh Lebih Murah

×

GPM di Pemprov Sulbar Diserbu Warga, Harga Pangan Jauh Lebih Murah

Sebarkan artikel ini
Foto/Ist, GPM Pemprov Sulbar

Mamuju, Potretnusantara.co.id – Ratusan warga memadati Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (9/9/2025), untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Sulbar. Kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

GPM ini merupakan kolaborasi antara Dinas Ketapang Sulbar, Perum Bulog, dan Bank Indonesia, dalam rangka menstabilkan harga pangan dan mendukung daya beli masyarakat.

“Alhamdulillah, pelaksanaan GPM hari ini sangat sukses. Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini hasil kerja sama kita dengan Bulog dan Bank Indonesia,” ujar Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Waris Bestari, kepada wartawan.

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih murah dari pasar, antara lain beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, serta daging ayam potong. Selain itu, warga juga bisa membeli cabai dengan harga lebih terjangkau.

Waris menjelaskan, harga bahan pangan dalam GPM ini telah disubsidi oleh pemerintah sehingga selisih harganya mencapai 20–30 persen lebih murah dibandingkan harga pasar. Bahkan, harga beras medium dari distributor lokal sudah mulai mengalami penurunan sebesar 5–10 persen dibanding bulan lalu.

“Program ini juga bagian dari arahan Bapak Gubernur Suhardi Duka, agar kita hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Selain menjual kebutuhan pokok, Dinas Pertanian Sulbar juga berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan membagikan bibit tanaman dan hasil panen petani binaan.

Pengamanan kegiatan GPM turut dibantu oleh Satpol PP Sulbar guna menjaga ketertiban dan menghindari kericuhan akibat antrean.

Tak berhenti di pusat kota, Waris menyebut GPM juga akan menyasar wilayah pinggiran seperti Bambu, Rangas, Sumare, dan Sese mulai minggu depan.

“Ini sesuai arahan Pak Gubernur agar pelayanan tidak hanya di kota, tapi juga menyentuh masyarakat di daerah pinggiran,” tutupnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *