Mamuju, Potretnusantara.co.id – Kesadaran masyarakat Sulawesi Barat terhadap pentingnya kesehatan terus meningkat. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi dalam Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar sejak 17 Mei hingga 30 Juni 2025.
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat mencatat total 10.340 warga mengikuti layanan skrining kesehatan ini, dengan dua kabupaten mencatat antusiasme tertinggi: Mamuju dan Polewali Mandar.
Kabupaten Mamuju mencatat pendaftar terbanyak sebanyak 6.099 orang, dengan 5.358 peserta hadir langsung di lokasi pemeriksaan. Sementara Polewali Mandar menyusul dengan 5.493 pendaftar, dan 4.982 warga hadir untuk cek kesehatan.
“Ini tren yang sangat positif. Masyarakat mulai sadar pentingnya deteksi dini untuk mencegah penyakit. Kita dorong terus agar pola hidup sehat menjadi budaya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, Asran Masdy, Senin (7/7/2025).
Asran menyebut program PKG/CKG ini selaras dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S Mengga, dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui peningkatan derajat kesehatan.
Untuk tahap berikutnya, Dinkes Sulbar menyiapkan beberapa strategi guna mendorong kehadiran lebih masif, di antaranya:
• Pendampingan langsung oleh kader kesehatan,
• Promosi lintas sektor dan pengiriman pengingat via WA Blast,
• Koordinasi pemulihan jaringan internet di daerah terkendala,
• Pemantauan progres harian guna mencapai target partisipasi.
Tak hanya itu, program PKG untuk anak sekolah juga akan segera digulirkan mulai Juli ini. Dinkes memastikan pelaksanaannya akan terintegrasi dengan berbagai program promotif lain agar hasilnya lebih maksimal.
“Cek kesehatan ini bukan hanya formalitas, tapi langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sehat. Kita ingin Sulbar jadi provinsi yang masyarakatnya peduli dan aktif menjaga kesehatannya,” tegas Asran.
Dengan semangat kolaboratif dan partisipasi masyarakat yang terus tumbuh, Pemprov Sulbar optimistis target pembangunan kesehatan bisa tercapai secara merata dan berkelanjutan.
Penulis: Rls Pemprov Sulbar / Editor: Dino













