Sosial

PNM Mekaar Makassar Bekali 20 Nasabah Strategi Pemasaran Produk

×

PNM Mekaar Makassar Bekali 20 Nasabah Strategi Pemasaran Produk

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar, Potretnusanatara.co.id – Tak cukup hanya memberi modal, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membekali nasabah PNM Mekaar dengan strategi memasarkan produk usaha melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) di Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulewesi Barat (Sulbar), Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pendampingan dan klasterisasi PNM Mekaar untuk meningkatkan kemampuan nasabah dalam mengelola, mengembangkan, hingga memasarkan produk usaha.

Kepala Area PNM Mekaar Haeria mengatakan, pendampingan menjadi bagian dari upaya PNM untuk membantu nasabah mengembangkan usaha, tidak hanya melalui pembiayaan modal.

“Klasterisasi ini dilakukan kegiatannya secara bertahap. Kegiatan pertamanya salah satunya kita membantu bagaimana mengajarkan nasabah memasarkan produknya,” ujar Haeria.

Menurut Haeria, kegiatan PKU tersebut diikuti 20 nasabah. Pendampingan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan usaha, terutama dalam memasarkan produk agar dapat berkembang.

“Pastinya untuk targetnya kita memang tujuan awalnya bagaimana caranya kita membina nasabah kita dari prasejahtera itu menjadi bisa sejahtera,” katanya.

Haeria mengatakan, program klasterisasi menjadi salah satu upaya PNM untuk mendorong nasabah dari kelompok prasejahtera agar berkembang menjadi nasabah yang lebih unggul.

“Kegiatan klasterisasi ini, kita membina bagaimana caranya itu nasabah kita menjadi nasabah unggulnya PNM, dari yang prasejahtera menjadi sejahtera. Itu tujuan kami sebenarnya. Salah satunya adalah pendampingan dan ada kegiatan pelatihan seperti ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan klasterisasi yang digelar PNM Mekaar Unit Polewali dan Matakali tersebut merupakan agenda tahap ketiga.

Pada tahap ini, materi yang diberikan berfokus pada pemasaran produk, mulai dari bagaimana memperkenalkan hingga memasarkan produk usaha nasabah.

“Materi terakhirnya adalah pemasaran produk,” tutup Haeria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *