Pendidikan

Honor Rp300 Ribu per Tiga Bulan, Guru Madrasah Swasta di Polman Menjerit

×

Honor Rp300 Ribu per Tiga Bulan, Guru Madrasah Swasta di Polman Menjerit

Sebarkan artikel ini

Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Kondisi ekonomi yang semakin sulit memaksa sejumlah guru madrasah swasta di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mencari pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah seorang guru madrasah swasta berinisial AHY mengungkapkan, ia terpaksa bekerja di luar profesinya sebagai tenaga pendidik karena penghasilan yang diterima tidak mencukupi. Ia menilai nasib guru madrasah swasta selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah, Sabtu (2/5/2026).

“Pengabdian kami sama, mencerdaskan anak bangsa. Tapi kesejahteraan kami jauh tertinggal dibanding guru lain yang sudah masuk skema PPPK,” ujarnya.

Menurut AHY, hingga kini banyak guru madrasah swasta yang belum terakomodasi dalam program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kondisi tersebut berbeda dengan guru di sekolah negeri yang sebagian besar telah mendapatkan kesempatan tersebut.

Ia berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi yang dialami para guru madrasah swasta. AHY meminta adanya kebijakan yang adil dan merata bagi seluruh tenaga pendidik tanpa diskriminasi.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Madrasah Swasta (PGMS) Polman, Basri Renjer, mengatakan kondisi yang dialami AHY hanya sebagian kecil dari realitas di lapangan.

“Masih banyak guru madrasah swasta yang kondisi ekonominya sangat memprihatinkan. Honor yang diterima berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp700 ribu per tiga bulan. Ini tentu sangat jauh dari kata layak untuk memenuhi kebutuhan hidup,” jelasnya.

Basri menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan nasib para guru madrasah swasta. Jika tidak ada respons dari pemerintah, PGMS berencana menggelar aksi sebagai bentuk protes dan tuntutan keadilan.

“Kami berharap pemerintah, termasuk Presiden, dapat memberikan perhatian serius terhadap nasib guru madrasah swasta. Jika tidak ada solusi, kami siap turun melakukan aksi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *