MAMUJU, POTRETNUSANTARA.co.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menerima kunjungan Tim Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (9/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka monitoring Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025. Pertemuan itu di ruang kerja Kepala BPKAD Sulbar.
Ali Chandra menegaskan, monitoring BMD merupakan bagian penting dari penguatan tata kelola aset daerah yang transparan dan akuntabel.
“Monitoring BMD adalah langkah strategis untuk memastikan aset daerah dikelola dengan baik, transparan, dan akuntabel. Kami berkomitmen agar pengelolaan aset mendukung visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Secara teknis, Pengurus Barang BPKAD Sulbar, Mutmainnah, menjelaskan bahwa monitoring BMD 2025 difokuskan pada validasi data aset, identifikasi aset idle, serta evaluasi pemanfaatan aset daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aset dimanfaatkan secara optimal dan tidak menjadi beban fiskal.
Sementara itu, perwakilan Tim Inspektorat Daerah Sulbar menyampaikan bahwa kegiatan monitoring juga menjadi sarana evaluasi bersama antara Inspektorat dan BPKAD.
“Kami memastikan pengelolaan BMD tidak hanya sesuai aturan, tetapi juga mendukung efektivitas pembangunan daerah. Hasil monitoring ini akan menjadi dasar rekomendasi perbaikan tata kelola aset ke depan,” ungkapnya.















