Advertorial

Gubernur Sulbar Dorong Transmigrasi sebagai Investasi Strategis Pengentasan Kemiskinan

×

Gubernur Sulbar Dorong Transmigrasi sebagai Investasi Strategis Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Foto/istimewa, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka

MAMUJU, POTRETNUSANTARA.co.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka menggelar rapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar untuk membahas arah investasi di Sulawesi Barat. Dalam rapat tersebut, Suhardi Duka menekankan pentingnya program transmigrasi sebagai salah satu bentuk investasi strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan.

Suhardi Duka, yang akrab disapa SDK, menjelaskan bahwa kebijakan transmigrasi saat ini mengalami perubahan signifikan dibandingkan masa lalu. Pemerintah kini menerapkan komposisi 50 persen transmigran lokal dan 50 persen transmigran dari luar daerah.

Adv

“Yang paling bagus adalah investasi yang dilakukan pemerintah saat ini adalah transmigrasi. Transmigrasi ini penting,” ujar Suhardi Duka.Selasa, (20/1/2026).

Menurut dia, skema tersebut membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Sulawesi Barat, khususnya keluarga miskin, untuk meningkatkan taraf hidup melalui program transmigrasi.

SDK membandingkan kebijakan saat ini dengan pola transmigrasi di masa lalu yang dinilai kurang berpihak pada daerah penerima. Pada periode sebelumnya, kuota transmigran lokal hanya berkisar 15 persen, bahkan sebagian besar diisi oleh warga dari provinsi lain.

“Dulu kita hanya dapat 15 persen. Itu pun banyak dari Sulawesi Selatan, dari Gowa, dari Bone. Daerah kita paling dapat lima kepala keluarga saja. Sekarang sudah 50 banding 50,” jelasnya.

Ia menambahkan, transmigrasi tidak hanya memindahkan penduduk, tetapi juga merupakan investasi besar dari negara. Program ini didukung dengan penyediaan lahan, infrastruktur dasar, serta fasilitas pendukung bagi masyarakat transmigran.

“Fasilitas transmigrasi itu besar. Dengan skema ini, orang-orang miskin kita bisa masuk transmigrasi, dan itu bisa menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegas Suhardi Duka.

Oleh karena itu, ia mendorong seluruh OPD terkait untuk mengoptimalkan program transmigrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan di Sulawesi Barat.

“Ini investasi yang sangat bagus, dan harus kita dorong,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Transmigrasi juga telah meninjau dua lokasi rencana pembangunan Mess Patriot Transmigrasi di Kabupaten Mamuju. Dua lokasi tersebut masing-masing berada di lahan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di kawasan wisata Gentungan, Kecamatan Kalukku, seluas sekitar 5 hektare, serta lokasi alternatif di Dusun Bebangan, Kecamatan Kalukku, yang berada di jalur Trans Sulawesi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *