Oleh: Murniati Daeng Matarring, S. Ag
- Wakil Direktur LPKS DPP BKPRMI
- Ketua HIMPAUDI Kec. Pattallassang
Kajian Islam, Potretnusantara.co.id – Perjuangan adalah bagian dari hidup, tapi kadang kita lupa bahwa perjuangan itu tak pernah benar-benar selesai. Kita selalu bergerak dari satu tantangan ke tantangan lain, dari satu impian ke impian lain.
Seperti gelombang laut, perjuangan kita terus bergulir, tak pernah berhenti. Ada saat kita merasa menang, tapi ada juga saat kita harus bangkit lagi dari kegapalan.
Tapi, justru di situlah keindahan perjuangan. Karena perjuangan itu bukan tentang mencapai titik akhir, tapi tentang prosesnya. Tentang bagaimana kita tumbuh, belajar, dan berkembang di sepanjang jalan.
Ayat Al-Qur’an:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْول وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
Terjemahannya:
“Dan pasti Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelapangan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Q.S. Al-Baqarah: 155)
Tafsir Ibn Kathir: Ayat ini menunjukkan bahwa Allah akan menguji manusia dengan berbagai kesulitan, dan orang-orang yang sabar akan mendapatkan kabar gembira.
Pendapat Imam Al-Ghazali: Ayat ini menunjukkan bahwa perjuangan hidup adalah firman Allah, dan manusia harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.
Ayat Al-Qur’an:
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Terjemahannya:
“Janganlah kamu lemah dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Ali Imran: 139)
Tafsir Ibn Kathir: Ayat ini menunjukkan bahwa orang-orang yang beriman harus tetap kuat dan tidak lemah dalam menghadapi kesulitan, karena mereka adalah orang-orang yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah.
Pendapat Imam Al-Ghazali: Ayat ini menunjukkan bahwa perjuangan hidup adalah bagian dari iman, dan orang-orang yang beriman harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.
Hadist Nabi:
اِلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ
Terjemahannya:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan. Berusahalah untuk melakukan apa yang bermanfaat bagimu, dan mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah kamu lemah. Jika kamu ditimpa sesuatu, janganlah kamu berkata, ‘Seandainya aku melakukan ini, pasti akan begini dan begitu.’ Tapi katakanlah, ‘Ini adalah takdir Allah, dan apa yang Dia kehendaki, pasti akan terjadi.’ Karena kata ‘seandainya’ itu membuka pintu bagi perbuatan setan.” (HR. Muslim).
Tafsir Imam Nawawi: Hadist ini menunjukkan bahwa perjuangan hidup adalah bagian dari kekuatan iman, dan orang-orang yang beriman harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.
Pendapat Imam Ibn Taymiyyah: Hadist ini menunjukkan bahwa perjuangan hidup adalah bagian dari takdir Allah, dan orang-orang yang beriman harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.
Pendapat para tokoh:
- Imam Al-Ghazali: “Perjuangan hidup adalah bagian dari iman, dan orang-orang yang beriman harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.”
- Imam Ibn Taymiyyah: “Perjuangan hidup adalah bagian dari takdir Allah, dan orang-orang yang beriman harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.”
- Imam Al-Fudail bin Iyadh: “Perjuangan hidup adalah bagian dari kesabaran, dan orang-orang yang beriman harus siap menghadapi kesulitan dan tidak lemah.”
Kadang kita sedikit slow dan fluktuasi semangat dalam berjuang, berhenti saja sejenak dan bernafas sedikit, rehat sedikit, cas lagi dan tetap kembalikan lagi semangat juang.
Salam semangat
Salam shubuh
Dari Karaeng Matarring













