AdvertorialPendidikan

Mengintip Program Kerja Prioritas Prof Sukardi Weda di bidang Keberlanjutan Keuangan pada Pilrek Unhas 2026

×

Mengintip Program Kerja Prioritas Prof Sukardi Weda di bidang Keberlanjutan Keuangan pada Pilrek Unhas 2026

Sebarkan artikel ini

Makassar, Potretnusantara.co.id – Sebagai salah seorang calon rektor Universitas Hasanuddin, Sukardi Weda mengatakan masih teringat saat mengikuti asessment psikologi yang dilaksanakan di hotel Unhas and Convention dari Tim Psikologi Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai rangkaian penjaringan dan penyaringan bakal calon rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026-2030 beberapa waktu yang lalu.

Menurut Sukardi Weda, rangkaian tes asessment psikologi, ada studi kasus dan para bacalon rektor diminta untuk menulis skala prioritas dari beberapa isu strategis secara berurut, mulai dari yang dianggap prioritas utama. Ada yang terkait dengan keuangan, reputasi akademik, SDM, sarana prasarana, dan lain-lain.

Adv

Prof Sukardi Weda berkisah bahwa pembahasan pada kelompok diskusi, para bakal calon diminta oleh tim assessment Psikologi UGM untuk menyebutkan isu prioritas utama yang telah ditulis oleh setiap bacalon rektor. Ada yang memilih isu reputasi akademik sebagai yang prioritas utama. Ada pula yang memilih SDM, sarana-prasarana, keuangan, dan lain-lain.

“Tiba giliran saya, untuk membacakan isu prioritas yang saya tempatkan di urutan pertama adalah tentang isu keuangan. Alasan saya dengan keberlanjutan keuangan, niscaya semua isu-isu lainnya dapat berjalan dengan baik. Sebagai misal, dengan keuangan organisasi atau Perguruan Tinggi yang memadai niscaya pelaksanaan tridarma akan berjalan dengan baik dan berkualitas, kesejahteraan seluruh civitas academica juga tidak terlepas dari masalah keuangan. Demikian halnya, untuk membangun reputasi global, juga tidak terlepas dari keberlanjutan keuangan,” ujarnya, Ahad (11/1/2025).

Prof Sukardi juga bercerita, ada hal menarik saat diskusi para bacalon rektor Unhas pada assessment psikologi dari UGM adalah ada tiga bacalon rektor Unhas yang menempatkan isu keuangan di urutan pertama sebagai skala prioritas, mereka adalah sesuai urutan abjad, Prof Budu, Prof Jamaluddin Jompa, dan Prof Sukardi Weda.

“Saya sendiri memilih isu keuangan di urutan prioritas utama dengan berbagai alasan masuk akal. Yang menarik kemudian adalah ketiga bacalon rektor Unhas yang menempatkan isu keuangan di urutan prioritas pertama, juga masuk tiga besar calon rektor Unhas yang digelar di tingkat Senat Akademik Unhas pada 3 November 2025 lalu, dengan melibatkan 93 anggota senat akademik,” ujarnya.

Dalam program unggulannya, Sukardi Weda menjelaskan tentang pentingnya dana abadi dan keberlanjutan keuangan (financial sustainability). Ia mengatakan bahwa dana abadi (dana lestari) selain untuk pelaksanaan tridarma, juga untuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa dari kelompok miskin, beasiswa untuk mahasiswa internasional dari negara pinggiran (pheripery), pembiayaan riset, peningkatan kualitas akademik, pembangunan infrastruktur, capacity building SDM (dosen dan tendik), dan pembiayaan program pemberdayaan masyarakat (Community development/Comdev.).

Pemanfaatan intelektual asset dan core-core bisnis Unhas sebagai income generating. Dana lestari Universitas Hasanuddin juga dapat digalakkan melalui berbagai cara, seperti: melalui donatur perseorangan, donatur perusahaan (industri), donatur yayasan atau komunitas, donatur alumni, kemitraan dengan dunia usaha dan industri (DUDI), kerjasama dengan negara sahabat, dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *