Gowa, Potretnusantara.co.id – Penyegelan tiga titik tambang pasir ilegal oleh Polres Gowa dan Kodim Gowa mendapat apresiasi dari kalangan pemuda setempat.
Muh Fajar Nur, selaku pemuda Bontonompo Selatan, menilai langkah ini sebagai wujud responsivitas aparat terhadap keluhan warga yang terganggu oleh kerusakan jalan dan dampak lingkungan lainnya.
Meski mendukung, Fajar menekankan bahwa penyegelan hanyalah langkah awal.
“Yang utama adalah pencegahan agar tidak beroperasi kembali. Diperlukan pengawasan integratif antara pemerintah, aparat, dan masyarakat,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Ia merekomendasikan beberapa langkah lanjutan, seperti audit perizinan, pelibatan masyarakat dalam pengawasan, penindakan tegas tanpa tebang pilih dan rehabilitasi jalan yang rusak.
“Pendekatan yang komprehensif dan sistemik merupakan kunci untuk menyelesaikan masalah tambang ilegal secara tuntas, bukan sekadar tindakan tambal sulam,” pungkas Fajar.













