Barru, Potretnusantara.co.id – Suasana haru dan penuh kebersamaan terasa di Kampung Lapasu dan Kampung Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, saat kegiatan pembagian sembako digelar dengan menyasar langsung rumah-rumah warga lansia.
Kegiatan ini menjadi sangat bermakna karena dilakukan di kampung halaman tokoh nasional asal Sulawesi Selatan, Aksa Mahmud.
Berbeda dari pembagian bantuan pada umumnya, sembako kali ini tidak hanya dibagikan di satu titik, tetapi diantarkan langsung ke rumah para ibu dan bapak lansia. Relawan menyusuri lorong-lorong kampung untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Di Kampung Lapasu, beberapa lansia terlihat terharu ketika menerima paket sembako yang berisi kebutuhan pokok. Bagi mereka, perhatian seperti ini bukan hanya tentang bantuan materi, tetapi juga tentang rasa peduli dan ingatan terhadap kampung halaman.
Hal serupa juga terjadi di Kampung Lampoko. Rumah-rumah panggung sederhana menjadi saksi kehangatan saat para relawan mengetuk pintu dan menyerahkan bantuan secara langsung kepada para orang tua yang sudah lanjut usia.
Salah seorang ibu lansia yang menerima bantuan mengungkapkan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga kampung.
“Iye nak, kami sangat bersyukur. Jarang sekali ada yang datang langsung ke rumah begini. Rasanya seperti masih diingat. Semoga yang memberi bantuan selalu diberi kesehatan dan rezeki yang baik,” ujar ibu tersebut dengan suara penuh haru, Ahad (15/3/2026).

Salah satu tokoh masyarakat di kampung Aksa Mahmud, H. Bakri, juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat di kampung tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan ini bukan hanya meringankan kebutuhan warga, tetapi juga menjadi bukti bahwa kampung halaman tidak pernah dilupakan. Semoga kebaikan ini menjadi berkah bagi semua yang terlibat,” ungkap H. Bakri.
Kegiatan ini tidak hanya membawa bantuan sembako, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan serta mengingatkan kembali pentingnya menjaga hubungan dengan tanah kelahiran.
Kampung Lapasu dan Kampung Lampoko kembali menjadi tempat di mana nilai gotong royong, kepedulian, dan rasa hormat kepada orang tua tetap hidup dan dirasakan oleh seluruh warga.
Bagi masyarakat setempat, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kampung halaman selalu memiliki tempat istimewa di hati, sekaligus menjadi sumber inspirasi untuk terus berbagi dan saling membantu.












