Polewali Mandar, Potretnusantara.co.id – Aliansi organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus Polewali Mandar bersama sejumlah lembaga kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi di Polewali Mandar menyalurkan bantuan donasi kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Jumat, (6/3/2026).
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang dilakukan melalui Posko Cipayung Plus Polman bersama berbagai lembaga kemahasiswaan sejak 2 hingga 6 Maret 2026. Kegiatan penggalangan dana dipusatkan di Markas PMI Polewali Mandar serta di kawasan Lampu Merah Syuhada yang menjadi titik pengumpulan donasi dari masyarakat.
Dari kegiatan tersebut, total donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp8.500.000. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada warga terdampak sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat Polewali Mandar terhadap korban kebakaran.
Aksi solidaritas ini melibatkan sejumlah organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus serta lembaga kemahasiswaan kampus, di antaranya GMNI Polewali Mandar, HMI Polewali Mandar, KAMMI Mandar Raya, PMII Polewali Mandar, LMND Polewali Mandar, IMM Polewali Mandar, GMKI Polewali Mandar, HIMAPSIP UNASMAN, BEM STIKES Bina Generasi, DEMA FEBI UI DDI Polman, HMT, serta KOSASTER SIIN UNASMAN.

Koordinator Posko Cipayung Plus Polewali Mandar, Andi Baraq, yang juga menjabat sebagai Ketua GMNI Polewali Mandar, mengatakan bahwa aksi penggalangan dana tersebut merupakan wujud nyata solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Ini adalah bentuk solidaritas kemanusiaan dari mahasiswa dan masyarakat Polewali Mandar. Donasi yang terkumpul merupakan hasil partisipasi bersama melalui posko yang kami buka selama beberapa hari. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran di Desa Galung Tulu,” ujar Andi Baraq.
Ia juga mengapresiasi seluruh organisasi mahasiswa, lembaga kemahasiswaan, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan penggalangan dana tersebut.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya berperan dalam ruang akademik, tetapi juga harus hadir secara langsung dalam aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Mahasiswa harus selalu hadir bersama rakyat. Ketika masyarakat mengalami musibah, maka sudah menjadi tanggung jawab moral kita untuk ikut membantu dan menunjukkan kepedulian,” tambahnya.
Cipayung Plus Polewali Mandar berharap bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat bagi para korban sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat terdampak untuk bangkit kembali pasca musibah kebakaran.












