AdvertorialPemerintahan

Canda Appi ke Emak-emak: Kantor DWP Harus Jadi Pusat Inovasi, Bukan Tempat Gosip

×

Canda Appi ke Emak-emak: Kantor DWP Harus Jadi Pusat Inovasi, Bukan Tempat Gosip

Sebarkan artikel ini

Makassar, Potretnusantara.co.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan bahwa kantor baru Dharma Wanita Persatuan (DWP) harus difungsikan sebagai pusat inovasi dan ruang pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar tempat administrasi ataupun ruang untuk gosip.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri kegiatan peresmian kantor baru yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama Dharma Wanita Persatuan Pemerintah Kota Makassar, di Gedung MGC, LT 1, Jalan Slamet Riyadi No. 2, Rabu (4/3/2026).

Adv

Dalam sambutannya, Munafri mengingatkan agar keberadaan kantor baru tersebut benar-benar dimanfaatkan secara produktif.

“Jangan sampai kantor ini hanya menjadi tempat gosip, yang kita harapkan kantor ini bisa melahirkan inovasi-inovasi yang baik,”ujar Munafri.

“Bagaimana, membangun sebuah rumah tangga, bagaimana mendidik anak yang baik, bagaimana menghasilkan income rumah tangga secara halal, secara baik, dan sebagainya,” sambung politisi Golkar ini.

Menurutnya, hadirnya kantor baru DWP Kota Makassar yang berlokasi di lantai I Makassar Government Centre (MGC) itu, dirancang representatif guna memperkuat layanan, meningkatkan koordinasi, serta menjadi wadah berbagai kegiatan produktif organisasi.

Ia menekankan, ketika ruang kerja telah disiapkan dengan baik, maka nilai pengabdian dan pelayanan harus terus dijaga dan dihidupkan.

“Mudah-mudahan kantornya berkah. Karena biasanya kantor itu dipakai untuk membuat inovasi, melakukan pemberdayaan. Dan tentu Dharma Wanita ini adalah pilar dari kekuatan kinerja birokrasi yang ada di Pemerintah Kota Makassar,” jelasnya.

Munafri juga menegaskan bahwa kehadiran ibu-ibu Dharma Wanita menjadi bentuk dukungan penuh terhadap para suami yang menjalankan tugas-tugas pemerintahan.

“Artinya, kehadiran ibu-ibu Dharma Wanita ini benar-benar menjadi full support terhadap apa yang dilakukan oleh bapak-bapak atau suami dalam mereka menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” katanya.

Lebih lanjut, Munafri menyebut bahwa memiliki kantor yang representatif merupakan dambaan setiap organisasi. Ia bersyukur DWP Kota kini dapat menempati kantor yang layak dan representatif.

Ia berharap semangat kebersamaan terus dibangun dalam menjalankan peran organisasi.

Ia bahkan berkelakar bahwa keberadaan kantor DWP di gedung tersebut bisa menjadi penyemangat bagi jajaran perangkat daerah.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya ibu-ibu Dharma Wanita yang ada di sini, SKPD yang ada di gedung ini juga akan semakin terpacu untuk bekerja karena punya kesempatan untuk diawasi. Beruntunglah bapak-bapak yang di sebelah kantornya,” selorohnya.

Munafri berharap kantor baru tersebut mampu menghadirkan spirit baru dalam meningkatkan kinerja Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar.

Di akhir sambutannya, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan, khususnya dalam pengelolaan keluarga di era digitalisasi, semakin berat.

Perkembangan teknologi, menurutnya, memberikan akses yang sangat luas bagi anak-anak terhadap berbagai informasi yang belum tentu sesuai dengan nilai-nilai keluarga.

Appi menegaskan bahwa di sinilah peran keluarga harus dimaksimalkan untuk membendung hal-hal negatif yang berpotensi masuk ke dalam rumah tangga.

“Di sinilah tugas dan fungsi kita untuk memaksimalkan bagaimana peran-peran keluarga ini bisa membendung hal-hal negatif yang bisa masuk di dalam keluarga, anak-anak kita,” tandanya.

Hadir pada kesempatan ini, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Sekda Makassar, serta SKPD pendamping. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *