Soppeng,Potretnusantara.co.id- Dari permasalahan ke solusi, bagaiamana TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng bangun gorong-gorong Rintisan jalan sebagi transformasi infrastruktur Desa
Dalam rangka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1423/Soppeng, personel Satgas TMMD, aparat desa, tokoh masyarakat, dan puluhan warga setempat serta melibatkan generasi muda, mahasiswa Universitas Lamappapoleonro, telah membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari kerja sama yang kecil namun kuat. Karya Bakti (Karbak) pembuatan pondasi gorong-gorong perintisan jalan bukan hanya tentang membangun saluran air akan tetapi ini adalah tentang membangun harapan bagi seluruh desa pada hari ini Rabu (18/2/2026).

Letkol Inf. Eko Yulianto, selaku Dan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1423/Soppeng, menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan ini bertujuan, meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, memperlancar sistem drainase, serta mencegah banjir atau genangan air yang dapat merusak permukaan jalan.
“Mengapa kita harus menerima kondisi jalan yang rusak dan genangan yang mengganggu jika kita punya kekuatan untuk mengubahnya?,” ungkapnya”, Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, memperlancar sistem drainase, serta mencegah banjir atau genangan air yang dapat merusak permukaan jalan. Proses kerja meliputi penggalian tanah untuk jalur air, pemasangan pondasi, pemasangan unit gorong-gorong, pengecoran plat drecker dan pengurugan kembali.

Bukankah ini adalah wujud nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya tentang struktur beton, tetapi juga tentang struktur persatuan yang kuat? Bukankah ini menunjukkan bahwa ketika kita bersatu, tidak ada tantangan yang tak bisa kita atasi, “pungkasnya”
Ibu Kepala Desa Nurhafsah, S.Sos, MM, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. “Kami sangat bersyukur atas partisipasi Satgas TMMD dan kerja keras seluruh masyarakat. Masalah genangan air dan kerusakan jalan telah lama menjadi kendala bagi aktivitas sehari-hari warga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat fisik berupa infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara aparatur desa, TNI, dan masyarakat. “Setelah proyek selesai, desa akan menyusun program pemeliharaan rutin bersama warga untuk menjaga fungsi gorong-gorong dan keutuhan jalan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” jelas Ibu Nurhafsah.

Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, diharapkan proyek ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemudahan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
(SB:FB Dim Soppeng)















