Makassar, Potretnusantara.co.id – Pengurus Besar Darul Da’wah wal Irsyad menggelar Sertifikasi Da’i/Da’iyah & Refreshing menjelang Ramadhan 1447H, bertajuk: Dai DDI Bergerak Bersama, DDI Maju, yang digelar di hotel UIN Alauddin Makassar, Sabtu (31/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Drs KH Yudian Wahyudi MA PhD turut hadir dan memberikan materi Pembinaan Ideologi Pancasila, bertajuk: Moderasi Beragama dalam Kerangka Pancasila. Turut hadir Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP RI dan Dr Ir Prakoso MM, yang juga Deputi Bidang Hubungan antar Lembaga Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Besar dan para Da’i/Da’iyah DDI, diantaranya, Majelis Syuyukh PB DDI, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) DDI Pusat, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Prov. SUL-SEL, yang mewakili Gubernur SUL-SEL dan Kepala BPIP. Salah satu rangkaian acara adalah hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dibawakan Oleh Datuk Syekh Sayyid Aqil Al Mahdaly dan Doa & Materi oleh AGH Prof. Dr. Muhammad Faried Wajedy Lc, MA.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof Dr Sukardi Weda, yang juga Maheswara Utama BPIP RI.
Dalam laporannya, Dr Ir Prakoso yang juga penanggung jawab kegiatan, mengatakan moderasi beragama menjadi sangat penting untuk diperkuat. Modernisasi beragama adalah cara pandang yang seimbang dalam saling menghargai antar para pemeluk agama. Ini juga sejalan dengan Astacita yang pertama yaitu memperkokoh ideologi Pancasila, ujarnya.
Prof Dr AGH Andi Syamsul Bahri Andi Galigo, yang juga Ketua Umum Pengurus Besar DDI dalam sambutannya sangat bergembira DDI dapat bekerjasama dengan BPIP dan kita akan berbicara tentang Pancasila terutama moderasi beragama. Di kalangan DDI telah diterapkan wasathiyah Addariyah, yang diharapkan tiga bagian, meliputi wasathiyyatul ummah, wasathiyatul Islam dan wasathiyatu tadayyun (moderasi beragama). Sementara ukhuwah addariyah merangkumi ukhuwah wathoniyah, ukhuwah imaniyah dan ukhuwah insaniyah, ujarnya.
Dakwah wasatiyah adalah dakwah yang memberikan keberkahan kepada umat dan dalam bulan Ramadan, kita akan memberikan dakwah yang membangun, dakwah yang memberikan arah, jalan yang lurus, yang diridai oleh Allah SWT, ujarnya. Semoga pendakwah-pendakwah kita dapat memahami betul dakwah wasatiyah dalam bingkai moderasi beragama di dalam kerangka Pancasila.
Kepala BPIP, Prof Dr KH Yudian Wahyudi MA PhD, dalam sambutannya mengatakan bangsa Indonesia adalah bangsa yang diridai oleh Allah SWT, dengan adanya sumber daya alam yang melimpah. Agraris maritim terbesar di dunia adalah Indonesia. Muslim harus paling cinta tanah dan air, ujarnya. Bhinneka Tunggal Ika adalah sunnatullah, kita bangsa Indonesia memiliki kewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan landasan Bhinneka Tunggal Ika, melalui jabatan dan profesi masing-masing, ujarnya.
Sukardi Weda di sela-sela kegiatan mengatakan kegiatan Sertifikasi Da’i/Da’iyah dan Refreshing Menjelang Ramadan 1447H ini sangat penting dan strategis untuk membekali para pendakwah tentang wawasan pembinaan ideologi Pancasila: Moderasi beragama dalam kerangka Pancasila, sehingga para pendakwah dapat menyampaikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam isi dakwahnya sehingga terwujud masyarakat yang aman, harmonis, toleran, dan saling menghargai dalam kerangka NKRI.















