SOPPENG,-Potretnusantara.co.id — Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Soppeng, Arni Erjilla, S.Pd., M.Pd., saat kami temui di ruangannya dijalan samudra kelurahan lemba Jumat (23/1), menegaskan bahwa Sekolah Rakyat di Kabupaten Soppeng merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam upaya pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, Sekolah Rakyat di Soppeng telah terdaftar secara resmi di Kementerian Pendidikan, sehingga legalitas penyelenggaraan pendidikan dinyatakan aman dan sah.

Lulusan Sekolah Rakyat juga akan memperoleh ijazah setara dengan sekolah reguler, sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya tanpa hambatan.“Saat ini Sekolah Rakyat di Soppeng terdiri dari dua jenjang, yaitu Sekolah Rakyat Dasar (SD) dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SMP) Terintegrasi 64 Soppeng, dengan total 100 siswa, masing-masing 50 siswa SD dan 50 siswa SMP,” jelas Arni Erjilla.
Ia menambahkan, seluruh peserta didik Sekolah Rakyat mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, berupa berbagai fasilitas penunjang pendidikan, seperti laptop, buku pelajaran, delapan jenis seragam sekolah, makanan tiga kali sehari, snack sehat, serta uang saku saat libur sekolah.

Para siswa juga diasramakan, sehingga sistem pembelajaran Sekolah Rakyat menerapkan konsep boarding school.Lebih lanjut, Arni Erjilla mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 64 Soppeng akan membuka pendaftaran peserta didik baru setelah proses pembangunan gedung dan fasilitas sekolah yang saat ini sedang berjalan rampung.“Insya Allah, pendaftaran akan dibuka di lokasi baru di Lempa, mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA, dengan target sekitar-+ 800 siswa baru,” ungkapnya.













