Advertorial

Giat Penjangkauan PPKS, Dinsos Polman Bantu Bayi Annisah yang Diasuh Nenek Lansia

×

Giat Penjangkauan PPKS, Dinsos Polman Bantu Bayi Annisah yang Diasuh Nenek Lansia

Sebarkan artikel ini

POLEWALI MANDAR, Potretnusantara.co.id – Giat penjangkauan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dilaksanakan di Dusun Lamimmisang, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (18/1/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan respons cepat lintas sektor terhadap kondisi sosial kemanusiaan yang dialami keluarga bayi Annisah.

Penjangkauan dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar bersama Camat Luyo, Kepala Puskesmas Batupanga, Kepala Desa Mapilli Barat, Sekretaris Desa Baru, utusan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, serta gabungan relawan sosial SJS, RELIGI, dan GPP. Rombongan turun langsung mengunjungi rumah keluarga bayi Annisah sekaligus menyerahkan bantuan.

Adv

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok bayi dan santunan uang tunai dari Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, serta tambahan donasi kebutuhan bayi dan uang tunai dari gabungan relawan sosial.

“Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dan relawan untuk memastikan bayi Annisah mendapatkan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasarnya,” ujar perwakilan Dinas Sosial Polewali Mandar saat penjangkauan.

Bayi Annisah yang berusia tiga bulan merupakan putri dari pasangan Derman dan almarhumah Jumiati. Sang ibu meninggal dunia pada Rabu, 14 Januari 2026, akibat sakit pasca melahirkan. Sejak itu, Annisah sempat diasuh oleh neneknya, Sadiana (65), yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

“Kondisi keluarga ini cukup memprihatinkan. Bahkan sebelumnya, kebutuhan dasar bayi seperti susu dan pampers sangat terbatas,” ujar salah satu relawan sosial yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Saat ini, Annisah dirawat oleh ayah kandungnya, Derman (27), bersama sang nenek. Sadiana tidak memiliki pekerjaan karena faktor usia, sementara Derman bekerja sebagai buruh koprah dengan penghasilan yang tidak menentu. Kondisi sanitasi rumah tangga keluarga tersebut juga dinilai tidak layak, terutama sumber air bersih yang keruh.

Ibu Camat Luyo menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah memberikan perhatian serius terhadap kondisi keluarga tersebut.

“Bapak Bupati Polewali Mandar berencana memberikan bantuan santunan pribadi berupa pembangunan sumur dan WC, karena kondisi sumur yang ada sudah tidak layak digunakan,” pungkasnya.

Dari hasil asesmen awal, diketahui bahwa Derman tercatat pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 6, sementara Sadiana berada pada Desil 4 dan telah terdaftar sebagai penerima bantuan BLTS Kesra 2025 serta BPJS PBI APBD.

Dinas Sosial Polewali Mandar akan memfasilitasi penerbitan dokumen kependudukan melalui Dinas Dukcapil, mengusulkan bantuan permakanan berupa sembako bagi lansia rentan melalui program rehabilitasi sosial APBD 2026, serta menilai kelayakan keluarga untuk diusulkan menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui instansi terkait.

“Kami berharap intervensi ini menjadi langkah awal pemulihan sosial bagi bayi Annisah dan keluarganya, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kasus-kasus kemanusiaan,” tutup pihak Dinas Sosial.

Sumber: Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *