MAMUJU, POTRETNUSANTARA.co.id — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Barat menghadiri Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Sulawesi Barat yang digelar di Aula RSUD Kabupaten Mamuju, Minggu (11/1/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada DPW PPNI Sulbar atas terselenggaranya rakerwil yang dinilai strategis sebagai forum evaluasi, perencanaan, dan konsolidasi organisasi.
Menurut dia, rakerwil memiliki peran penting dalam memperkuat kontribusi perawat terhadap pembangunan kesehatan daerah. “Perawat merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, baik di fasilitas pelayanan kesehatan primer, rujukan, maupun di komunitas. Peran dan kontribusi perawat sangat menentukan keberhasilan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Sulbar,” ujar Nursyamsi.
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, P2KB telah menetapkan sejumlah program prioritas. Program tersebut meliputi penguatan pelayanan kesehatan primer melalui optimalisasi peran puskesmas dan jejaring layanan, percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, penguatan sumber daya manusia kesehatan, hingga penguatan pelayanan krisis kesehatan sebelum, saat, dan pascabencana.
Dalam konteks itu, PPNI dipandang sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perawat tidak hanya berperan sebagai pelaksana layanan, tetapi juga agen perubahan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta menjaga mutu pelayanan yang beretika dan profesional.
Melalui rakerwil ini, Pemprov Sulbar berharap DPW PPNI Sulbar mampu menyusun program kerja yang selaras dengan prioritas pembangunan kesehatan daerah, adaptif terhadap tantangan zaman, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan anggota.
Pemprov Sulbar juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan PPNI demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat. (Rls)













