Advertorial

SDK Rombak Manajemen RSUD Sulbar, 13 Pejabat Dilantik untuk Pembenahan Total

×

SDK Rombak Manajemen RSUD Sulbar, 13 Pejabat Dilantik untuk Pembenahan Total

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, POTRETNUSANTARA.co.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK) resmi melantik 13 pejabat administrator dan pengawas dalam rangka penataan serta penguatan manajemen UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar, Selasa (6/1/2026).

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar.

Adv

Dalam sambutannya, SDK menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari langkah perbaikan menyeluruh terhadap pengelolaan RSUD Provinsi Sulbar yang dinilainya masih menghadapi berbagai persoalan.

“Rumah sakit ini lagi tidak baik-baik saja. Karena itu, saya bersama Pak Wakil Gubernur mengganti direktur, kemudian melakukan restrukturisasi dan pembenahan total. Kerja yang lama tinggalkan, kultur yang lama buang, ciptakan kultur yang baru,” tegas SDK.

SDK menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan usulan langsung dari direktur RSUD, tanpa intervensi pimpinan daerah, demi membangun tim yang solid dan profesional.

“Saya tidak kenal Anda, mungkin Pak Wagub juga tidak kenal Anda. Ini dilakukan agar tidak ada intervensi dan supaya satu tim bisa bekerja dengan baik melakukan perubahan,” ujarnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang jujur, efisien, dan berorientasi pada peningkatan layanan. Menurutnya, rumah sakit regional memiliki potensi besar untuk berkembang dan tidak seharusnya mengalami kerugian jika dikelola secara optimal.

“Rumah sakit regional itu pasti untung. Pasiennya banyak. Tapi kami tidak menjadikan rumah sakit sebagai sumber PAD. Keuntungan itu harus kembali untuk peningkatan layanan,” jelasnya.

SDK menyampaikan, terdapat tiga kemungkinan dirinya berkunjung ke RSUD, yakni karena undangan atas capaian prestasi, melakukan inspeksi mendadak akibat masalah, atau karena sedang sakit. Ia menegaskan, kunjungan terbaik adalah ketika rumah sakit mampu menghadirkan inovasi dan prestasi layanan.

Selain itu, Gubernur menetapkan kontrak kinerja selama satu tahun bagi jajaran manajemen baru RSUD Sulbar. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan jika tidak terjadi perubahan signifikan.

“Kontrak kita satu tahun. Kalau tidak berubah, kita ganti direktur dan kita ganti semuanya. Kita ingin rumah sakit ini naik kelas, minimal kelas B, bahkan kalau perlu kelas A,” tegas SDK.

Adapun 13 pejabat yang dilantik, yakni:

1. Soleman Manggeng – Kepala Bagian Tata Usaha UPTD RSUD Provinsi Sulbar

2. Ika Susanti Sahida – Kepala Bidang Pelayanan UPTD RSUD Provinsi Sulbar

3. Firman Ghazali – Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan UPTD RSUD Provinsi Sulbar

4. Kaharudin – Kepala Sub Bidang Penunjang Non Medik UPTD RSUD Sulbar

5. Nirwana – Kepala Sub Bagian Umum, Rumah Tangga dan Aset UPTD RSUD Sulbar

6. Herawati Hamzah – Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Pengembangan SDM UPTD RSUD Provinsi Sulbar

7. Mulyana – Kepala Sub Bidang Program dan Pelaporan UPTD RSUD Provinsi Sulbar

8. Haisah – Kepala Sub Bidang Pengembangan Data dan Informasi UPTD RSUD Provinsi Sulbar

9. Jayasni Salim – Kepala Sub Bidang Penunjang Medik UPTD RSUD Provinsi Sulbar

10. Hermawati – Kepala Sub Bidang Keperawatan UPTD RSUD Provinsi Sulbar

11. Hasnah Ramli – Kepala Sub Bidang Pelayanan Medik UPTD RSUD Provinsi Sulbar

12. Rasmia A.R – Kepala Sub Bagian Keuangan UPTD RSUD Sulbar

13. Bahtiar – Kepala Bidang Penunjang UPTD RSUD Provinsi Sulbar

Gubernur Suhardi Duka mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik dan berharap jajaran baru ini mampu membawa perubahan nyata, meningkatkan mutu layanan kesehatan, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Provinsi Sulbar. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *