DaerahPeristiwa

Ketua AMPI Gowa Sesalkan Penurunan Baliho Tanpa Koordinasi, Pemda Gowa Diminta Beri Klarifikasi

×

Ketua AMPI Gowa Sesalkan Penurunan Baliho Tanpa Koordinasi, Pemda Gowa Diminta Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini

Gowa, Potretnusantara.co.id – Empat hari setelah penurunan baliho milik Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Gowa yang dilakukan secara diam-diam, organisasi kepemudaan tersebut menyesalkan tindakan Pemerintah Daerah (Pemda) Gowa yang dinilai tidak etis dan tanpa pemberitahuan resmi.

Ketua DPD AMPI Gowa, Syamsu Marlin, menyebut tindakan itu sebagai bentuk penurunan kualitas etika birokrasi dan kemunduran nilai-nilai demokrasi lokal.

Adv

“Penurunan baliho secara sepihak adalah bentuk nyata arogansi kekuasaan yang mengabaikan dialog. Ini bukan hanya soal baliho, tapi soal marwah dan martabat organisasi,” kata Marlin dalam keterangan resminya, Selasa (4/11/2025) pada awak media.

Ia menegaskan bahwa AMPI Gowa hingga kini tetap bersikap tenang, namun menolak segala bentuk tindakan kekuasaan yang dinilai menyimpang dari prinsip demokrasi.

“Kami tidak anti terhadap kebijakan pemerintah, tapi kalau tindakan sepihak seperti ini dibiarkan, itu berbahaya bagi iklim demokrasi lokal,” ujarnya.

Menurut Marlin, pemerintah daerah seharusnya menjunjung tinggi etika pemerintahan dengan cara yang imparsial, adil, dan menghormati hak-hak sipil masyarakat. Ia menilai, penurunan baliho tanpa klarifikasi publik menunjukkan adanya krisis etika birokrasi di tubuh Pemda Gowa.

“Pemda Gowa hari ini menunjukkan kemerosotan etika yang sangat tajam. Gowa yang dikenal sebagai episentrum pergerakan pemuda justru terlihat alergi terhadap kegiatan organisasi kepemudaan,” tambahnya.

AMPI Gowa juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menjamin hak setiap warga negara untuk berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat, termasuk melalui media visual seperti baliho, selama tidak melanggar ketertiban umum.

Dalam pernyataannya, Marlin mendesak Pemda Gowa memberikan klarifikasi terbuka terkait insiden tersebut.

“Kami meminta pertanggungjawaban penuh dari Pemda Gowa atas penurunan baliho ini. Klarifikasi harus dilakukan dalam waktu 1×24 jam, dan kami ingin jaminan bahwa kejadian seperti ini tidak terulang, baik kepada AMPI maupun organisasi kepemudaan lainnya,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Gowa terkait alasan penurunan baliho tersebut.

Editor: Muh. Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *