DaerahNews

BAIN HAM RI Wajo Ingatkan Pengelola MBG: Amanah Gizi Adalah Tanggung Jawab Dunia dan Akhirat

×

BAIN HAM RI Wajo Ingatkan Pengelola MBG: Amanah Gizi Adalah Tanggung Jawab Dunia dan Akhirat

Sebarkan artikel ini

Wajo, Potretnusantara.co.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan tajam di Kabupaten Wajo. Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) menegaskan bahwa penyediaan makanan bergizi bukan hanya urusan teknis dapur, tetapi amanah besar yang menyangkut hak hidup sehat dan bermartabat bagi masyarakat, terutama anak-anak.

Ketua DPD BAIN HAM RI Wajo, Muhammad Aris, S.Pd.I., S.H., M.A., mengingatkan bahwa tanggung jawab para pengelola MBG memiliki nilai moral, sosial, dan spiritual yang tidak bisa dipisahkan.

Adv

“Ini bukan sekadar proyek atau rutinitas, tapi amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Kualitas, kebersihan, dan kesegaran makanan harus dijaga. Jangan sampai ada kelalaian yang mengancam kesehatan anak-anak penerima manfaat,” tegas Aris saat ditemui media salah suatu tempat di jl. Veteran Kota Sengkag Jumat (17/10/2025).

Menurut Aris, keamanan pangan dan mutu gizi merupakan bagian dari hak dasar warga negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pasal 141 yang menegaskan bahwa “Setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat harus aman, bergizi, bermutu dan layak konsumsi.”

Lebih lanjut Aris mejelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, disebutkan bahwa setiap pelaksana pelayanan publik wajib menjalankan tugas secara profesional, transparan dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

Dengan nada menyejukkan namun tegas, Aris juga mengingatkan para pengelola agar tidak bekerja hanya karena perintah atasan atau kejar target waktu, tetapi dengan niat tulus melayani.

“Jangan terburu-buru memasak di malam hari hanya demi efisiensi. Itu bisa merusak gizi dan kesegaran makanan. Ingat, anak-anak itu amanah  tubuh mereka tumbuh dari apa yang kita berikan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Aris mengutip firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 58:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya…”

Ayat ini, lanjut Aris, menjadi pengingat bahwa setiap tanggung jawab yang menyangkut hajat hidup orang lain termasuk makanan untuk anak-anak sekolah adalah amanah yang kelak akan diminta pertanggungjawaban bukan hanya di hadapan hukum, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

“Kalau dapur tidak bersih, bahan tidak segar, atau makanan disajikan asal-asalan, itu bukan sekadar kelalaian teknis tapi bentuk pengkhianatan terhadap amanah,” katanya dengan nada menekankan.

BAIN HAM RI berharap agar peringatan ini menjadi refleksi dan pembenahan serius bagi seluruh pengelola MBG di Kabupaten Wajo. Sebab, gizi dan kesehatan publik bukan proyek sementara, melainkan pondasi masa depan bangsa.

“Setiap butir nasi yang disajikan adalah bukti tanggung jawab. Jangan kotori niat baik program mulia ini dengan kecerobohan dan ketidakjujuran. Amanah itu suci, dan hanya orang berintegritas yang mampu menjaganya,” tutup Aris.
(M A)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *