Advertorial

Suhardi Duka Menangis Iringi Persemayaman Wagub Sulbar Salim S Mengga

×

Suhardi Duka Menangis Iringi Persemayaman Wagub Sulbar Salim S Mengga

Sebarkan artikel ini
Foto/Dinas Kominfo Sulbar, Suhardi Duka (Gubernur Sulawesi Barat)

JAKARTA, POTRETNUSANTARA.co.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada prosesi persemayaman Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, yang digelar di rumah duka kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2026).

Prosesi persemayaman berlangsung khidmat dan penuh suasana duka. Sejumlah keluarga, kerabat, pejabat pemerintah, serta tokoh masyarakat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Adv

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka tak kuasa menahan haru. Ia mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin visioner yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi besar dalam mengabdi kepada masyarakat Sulawesi Barat.

“Atas nama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh masyarakat Sulbar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah orang tua kami, pemimpin kami, Bapak Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga, yang juga merupakan Wakil Gubernur Sulbar,” ujar Suhardi Duka dengan suara bergetar.

Ia menyampaikan bahwa pada hari tersebut, seluruh keluarga besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat secara resmi melepas kepergian almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya, seraya memanjatkan doa terbaik kepada Allah SWT.

“Hari ini kami melepas jenazah beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni segala dosa beliau dan melimpahkan pahala atas seluruh jasa serta pengabdian yang telah diberikan sepanjang hidupnya,” ungkapnya.

Suhardi Duka menilai, almarhum Salim S Mengga merupakan sosok teladan yang banyak meninggalkan pelajaran berharga, khususnya dalam hal kejujuran, integritas, dan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat.

“Beliau mengajarkan kepada kami semua tentang arti kejujuran, integritas, serta bagaimana memimpin dan menyayangi rakyat dengan tulus,” tuturnya.

Upacara persemayaman ditutup dengan doa bersama dan penghormatan terakhir dari para pelayat sebelum jenazah diberangkatkan menuju prosesi pemakaman selanjutnya.

Editor/Dn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *