AgamaPendidikanReligi

MAWADDAH

×

MAWADDAH

Sebarkan artikel ini

Oleh: Murniati, S. Ag Daeng Matarring

  • Wakatum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan
  • Wadirnas Lembaga Pembinaan Keluarga Sakinah DPP BKPRMI

Kajian Islam, Potretnusantara.co.id – Tulisan sebelumnya sudah disampaikan bahwa tujuan Pernikahan: “Menciptakan hubungan yang harmonis dan bahagia antara suami dan istri, serta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah” demikian juga pembahasan tentang Sakinah, sekarang penulis akan menjelaskan tentang Mawaddah.

Adv

Mawaddah berasal dari kata “wadda” yang berarti cinta atau kasih sayang. Dalam bahasa Arab, Mawaddah sering diartikan sebagai kasih sayang atau cinta yang mendalam.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:


وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَ وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang” (QS. Ar-Rum dan memberikan kepada orang lain, atau berbuat baik, lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 271).

Dalam hadist
Rasulullah SAW bersabda:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku” (HR. At-Tirmidzi).

Apa itu Mawaddah?

Mawaddah adalah konsep dalam Islam yang menggambarkan kasih sayang dan cinta yang mendalam antara pasangan. Mawaddah adalah salah satu tujuan pernikahan yang utama, yaitu menciptakan hubungan yang harmonis dan bahagia antara suami dan istri.

Mawaddah dalam Kehidupan Sehari-hari
Mawaddah bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara:

  1. Mengungkapkan kasih sayang: Ucapkan kata-kata kasih sayang dan apresiasi kepada pasangan.
  2. Menghabiskan waktu bersama: Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas bersama pasangan.
  3. Mendengarkan dan memahami: Dengarkan pasangan dengan sabar dan cobalah memahami perasaannya.
  4. Membantu dan mendukung: Bantu pasangan dalam kebutuhan dan kesulitan.
  5. Menghormati dan memuliakan: Hormati dan muliakan pasangan sebagai pasangan hidup.

Hambatan dan Tantangan dalam Mewujudkan Mawaddah

  1. Komunikasi yang buruk: Kurangnya komunikasi yang efektif dapat menyebabkan kesalahpahaman dan konflik.
  2. Perbedaan pendapat: Perbedaan pendapat dan kepentingan dapat menyebabkan konflik dan kesulitan.
  3. Stres dan kelelahan: Stres dan kelelahan dapat membuat pasangan menjadi tidak sabar dan tidak toleran.
  4. Kurangnya waktu bersama: Kurangnya waktu bersama dapat membuat pasangan merasa tidak dekat dan tidak terhubung.
  5. Pengaruh luar: Pengaruh luar seperti teman, keluarga, dan media sosial dapat mempengaruhi hubungan pasangan.

Solusi Problem dalam Rumah Tangga

  1. Komunikasi yang efektif: Berkomunikasi dengan jelas, terbuka, dan jujur.
  2. Memaafkan dan meminta maaf: Memaafkan kesalahan pasangan dan meminta maaf jika salah.
  3. Menghabiskan waktu bersama: Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas bersama pasangan.
  4. Mengatasi stres dan kelelahan: Cari cara untuk mengatasi stres dan kelelahan, seperti olahraga atau meditasi.
  5. Mencari bantuan: Cari bantuan dari keluarga, teman, atau konselor jika diperlukan.

Dengan memahami hambatan dan tantangan ini, pasangan dapat lebih siap dan lebih baik dalam mewujudkan Mawaddah dalam hubungan mereka. Intinya bahagiakan pasangan mu, fokus kepada rumah tangga bukan untuk yang lain.

Jangan lupa tahajjud Dan selalu bahagia
Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *