AgamaPendidikanReligi

SAKINAH

×

SAKINAH

Sebarkan artikel ini

Oleh: Murniati, S. Ag Daeng Matarring

  • Wakatum DPW BKPRMI Sulawesi Selatan
  • Wadirnas Lembaga Pembinaan Keluarga Sakinah DPP BKPRMI

Kajian Islam, Potretnusantara.co.id – Sakinah adalah kata bahasa Arab yang berasal dari سكن يسكن سكينة (tempat tinggal – menempati – bahagia). Salah satu Kata Sakinah disebutkan dalam surat Ar-rum ayat 21, satu pesan spritual bahwa salah satu tanda tanda kebesaran Allah SWT adalah Allah menciptakan “Azwaja – pasangan”,

Adv

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang” (QS. Ar-Rum: 21).

Tafsir: Allah menciptakan pasangan untuk manusia agar mereka saling mencintai, merasa tenteram, dan memiliki kasih sayang.

“Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka” (QS. Al-Fath: 4).

Tafsir: Allah menurunkan ketenangan dan ketabahan dalam hati orang-orang mukmin, sehingga iman mereka semakin kuat dan bertambah.

Sebagai penguatan tentang Sakinah dalam hadist berikut Rasulullah SAW bersabda :

“Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku” (HR. At-Tirmidzi)

Hadits ini menekankan pentingnya menjadi suami yang baik dan memperhatikan keluarga.

Pada hadits yang lain Rasulullah SAW menyampaikan sebagai berikut :

“Satu dinar yang engkau keluarkan di jalan Allah, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk memerdekakan seorang budak, lalu satu dinar yang engkau keluarkan untuk satu orang miskin, dibandingkan dengan satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu maka pahalanya paling besar adalah yang engkau berikan untuk keluargamu” (HR. Muslim).

Hadits ini menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada keluarga memiliki pahala yang besar dan lebih utama daripada sedekah lainnya.

Tahapan-Tahapan Sakinah

  1. Pra-nikah: Persiapan dan perencanaan sebelum menikah, termasuk membangun komitmen dan kesepakatan bersama.

    Tahap ini penting untuk membangun fondasi yang kuat sebelum memasuki pernikahan.

    1. Awal pernikahan: Masa adaptasi dan penyesuaian dengan pasangan dan keluarga baru.

    Tahap ini memerlukan kesabaran dan komunikasi yang baik untuk membangun hubungan yang harmonis.

    1. Membangun keluarga: Fase memiliki anak dan membangun kehidupan keluarga.

    Tahap ini fokus pada membangun keluarga yang seimbang dan bahagia.

    1. Pengembangan keluarga: Fokus pada pendidikan anak, karir, dan pengembangan diri.

    Tahap ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mempersiapkan anak untuk masa depan.

    1. Pernikahan yang matang: Fase di mana pasangan telah mapan dan lebih fokus pada hubungan dan spiritualitas.

    Tahap ini memerlukan kedewasaan dan komitmen untuk menjaga hubungan yang harmonis dan meningkatkan spiritualitas.

    Semoga informasi ini bermanfaat for you all

    Jangan lupa tahajjud

    Bersambung…
    Insya Allah, kita akan membahas lebih lanjut tentang bagaimana membangun keluarga sakinah dan bahagia. Stay tuned! 😊😍

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *