AdvertorialPemerintahanSosial

Antusias Ibu-Ibu KPM PKH Ikuti Pertemuan P2K2 Bersama Pendamping SDM PKH di Desa Sunggumanai

×

Antusias Ibu-Ibu KPM PKH Ikuti Pertemuan P2K2 Bersama Pendamping SDM PKH di Desa Sunggumanai

Sebarkan artikel ini

Gowa, Potretnusantara.co.id – Pendamping Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDM PKH) Kementerian Sosial Republik Indonesia, Muhammad Fadhil, melaksanakan kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) bagi ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Jumat (30/1/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu KPM PKH dan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para ibu KPM PKH tampak aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta menyampaikan berbagai pengalaman dan permasalahan yang dihadapi dalam keluarga.

Adv

Mereka juga mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Pendamping SDM PKH, yang secara rutin mengadakan kegiatan edukatif seperti ini.

Menurut para peserta, kegiatan P2K2 sangat membantu karena memberikan pengetahuan dan pemahaman baru untuk meningkatkan kemampuan keluarga, baik dalam pengasuhan, pengelolaan keuangan, kesehatan, maupun pendidikan anak.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi langsung antara KPM PKH dan Pendamping SDM PKH untuk berdiskusi mengenai langkah-langkah agar keluarga dapat menjadi lebih mampu dan mandiri ke depannya.

Salah satu KPM PKH, Ibu Rosmiati, menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Banyak ilmu yang kami dapatkan dan kami bisa bertanya langsung kepada pendamping tentang bagaimana caranya agar keluarga kami bisa lebih mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Muhammad Fadhil selaku Pendamping SDM PKH mengajak seluruh ibu-ibu KPM PKH yang hadir untuk terus berusaha meningkatkan kemampuan seluruh anggota keluarga. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir, khususnya bagi KPM yang telah lama menerima bantuan PKH.

“Dengan meningkatkan kemampuan keluarga, KPM PKH diharapkan dapat beralih ke bantuan lain yang bersifat pemberdayaan. Sehingga bantuan PKH dapat diberikan kepada keluarga lain yang lebih membutuhkan dan belum mendapatkan kesempatan menerima bantuan,” jelasnya.

Ia juga mengajak para KPM untuk menumbuhkan rasa empati sosial dengan menoleh ke belakang, melihat masih banyak keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan bantuan.

Muhammad Fadhil mencontohkan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang selalu mengingatkan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membantu masyarakat kurang mampu.

“Jika kita semua memiliki rasa tanggung jawab untuk peduli dan membantu sesama, maka penanganan kemiskinan di Indonesia akan lebih cepat terselesaikan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Andriani, Pendamping SDM PKH, yang juga memberikan arahan dan motivasi kepada ibu-ibu KPM PKH agar terus semangat meningkatkan kualitas keluarga menuju kemandirian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *